Cerpen Remaja
Getaran Hp di kantong celana, mengusik sebuah perbincangan hangat, “Beta udah di depan Kantor Dispenda?” deretan kata yang nampak di kotak masuk. Sejurus perbincangan itu terhenti. Saya menyalahkan mesin motor dan memutarnya menaiki tanjakan jalan setapak. Meninggalkan salam di teras rumah dan sang pemilik motor. My best Friends ‘3-say’ Ketika sampai di pertigaan jalan. Nampak dua perempuan berjilbab, menghentikan motornya, tepat di belakang mobil Avanza. Senyum mengawali laju motor ke arah mereka. Dikendarai oleh gadis cilik, Irma namanya. Sedangkan Kakanya (Enny), duduk manis dibelakang. Kata pengantar jadi topik awal perjumpaan. Setelah selesai berbincang-bincang, saya mengutarkan maksud kepada Irma, untuk mengajak kakanya jalan-jalan. Tampak dia ragu-ragu dan banyak bertanya, namun akhirnya ‘Surat Izin’ keluar juga. Sebuah sms bergetar, berisi pesan senyoritas yang ada di kost. Kamipun melajuh ke sinar pagi dan menaiki tanjakan di kanannya dan mengarah k...