Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 21, 2021
Gambar
  Selimut pelayaran Dari wear kait, sampe tempat game-game masuk ohoi, tatua berdiri menyampaikan sekapur siri, seketika kaki menyapa disini Ditangga-tangga, tempat singga melepas dahaga sampe pada pintu woma Dari mesjid hingga gereja pipi dibasahi air mata, saat kata pamit menyentu bibir rumah - rumah Meja kini senyi, suara kini henti, anak batu, bibir pante tak berpenghuni  Bukan Perpisahan menjadi alasan tangisan, tapi cinta yang menjadikan kenangan yang mengalir dari hati sampe perasaan Salam masi terdengar jelas dari sepatu hingga sendal Kopi menjadi sapaan, masi kental pada ingatan Tangan menjadi pelukan dari warin sampe yaan Sombar su tatempel depan rumah, Dari Rahayaan sebagai tuan tana, Rahaningmas yang pasang sasi, Notanubun pimpinan perang, Ingratubun juru bicara  atau koedoeboen penjaga woma Pagi menyapa jendela terbuka, tak ada suara harus ke atas atau ke bawa, posko atau rumah Kini sajian teten tak hangat lagi dimata sampe selimut pelayaran membawa rindu kes...

Sister lillah

Gambar
  Sister lillah jumpa mereka ada takwa, Suara adalah Dakwa, senyum mereka pahala jiwa, 4 perempuan sederhana lahir dengan cinta, ta'at pada robnya Mungkin mereka bukan Siti Mutia perempuan pertama penhuni surga, Atau as'syia istri fir'aun yang masuk surga Bukan pula maryam perempuan pertama bertemu Allah, ataukah Musaibah perempuan yang namanya terlutis dengan tinta mas di singa sanah Mereka perempuan perindu Arasy mengalir Dari makah Hingga madin, berjuma di Rahman dan Rahim Tak ada tinta juga pena, menuliskan segala yang indah dalam diri merka Angin dan senja tak mampu menjadi pembanding perempuan cahaya surga, berhati baja, koko seperti ka'ba Al-Quran dan Al-Hadis panutan mereka, Disetiap Doa-Doa bersemayam pada robnya Ohoiwait, 17 Februari 2021 Zeainal A Rabrusun

Ombak Rindu

Gambar
 Ombak Rindu Sumber gambar koya  cheno  Sio.......... ada salendang su terbang kenegeri sebrang, seng bisa pegang kalo itu alasan dari keputusan Sampe pada rumah yang pernah beta singga, hanya kenangan yang terawat, terbungkus tampa syarat Semua keadaan supaling bahaya sampe seng bisa baku dapa atau baku sapa perpaduan cinta dimeja kini menjadi sejarah, tentang masa tua, nona carita kalo katong bersua Orang lain su toki pintu hari-hari, doa di sampaikan pada ilahi, nona buka hati, hagantnya kopi beta dinginkan tagal nona seng tahan akan janji Kuat denyut di jantung berheti, perih sampe ke nadi Hingga lenso cinta seng kuat tada air mata yang jatu dinegeri ful fulik Izinkan beta meberikan selimut pelayaran dalam perjuangan, sampe puisi yang tersampaikan dengan niat tertulis dengan dara, beta simpan didada dengan luka nona Rindu setia membimbing, mengasa mungkin serta yakin untuk tak sedikipun berpaling Segala harap dibangun dengan niat, hinga mulukai nona adalah jalan menuj...

warung kopi aroma literasi

Gambar
Puisi warung_kopi_aroma_literasi Kini jumpa pada waktu yang tak semua orang bisa merasakan perpaduan cinta dan perasaan dari setekuk kopi menjadikan kita satu dalam tujuan. Satu dalam sapaan, sayang Sekain sulam mereba dada terucap salam serta rindu padamu disana, diantara jarak dan waktu yang jadi penghalang pertemuan kita Sampe saat dimana kita tak bisa memberi apa-apa pada diri, Seni tak mampu merubah jati diri setidaknya puisi di resapi oleh hati. Kamari  di warung kopi aroma litersi, sempe kenikmatan tak bisa dijelaskan oleh hati karya zainal Rabrusun ala bang okim litiloly