Postingan

Lembaran persembahan. Proposal

Gambar
lembaran persembahan seorang mahasiswa Sebetulnya beta tak tahu bagaimana cara membuka mulut di depan ayah dan ibu, mengeluh semuanya sendirian diantara hiruk piuk satu tahapan yang datang. Ya, memang terlahir dari keluarga pas-pasan, membuat beta sering mengeluh dengan keadaan, Melihat teman-teman seangkatan bergegas pergi melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. begitulah semenjak ayah hanya bisa membiayai satu anaknya di antara beta dan kakak, sebagai mana ayah harus menjatuhkan keringat begitu derasnya mencangkul di kebun, dan melawan segitnya mentari siang bolong ayah memikul kopra yang begitu jauh. beta masih ingat dengan kata ini. Ayah pu bahu ini bisa memikul satu karung kopra saja, tidak bisa dua, kalau di paksakan bahu ayah bisa pata, Itu sama halnya dengan kamong dua adik kaka Ulu! jadi tahan-tahan hati saja pada waktunya kamu juga bisa merasakan kuliah. Empat tahun akan terbuang menjadi gelar sarjana, andaikan saja beta diberikan waktu untuk membicarakan sesalku m...

Seteguk kopi hitam

Kopi hitam telah menjadi sahabat mahasiswa pada zaman dahulu. Aroma kopi hitam seperti besi berani di hidung penyair penyair tua yang menyimpan sejuta ide. Di kalah malam menjelang seorang pria dengan sebut ayah itu pun memastikan rumahnya tetap aman dari berbagai peristiwa. kopi hitam tetap menjadi andalan seiring dengan generasi. Setiap orang memiliki zaman dan jaman menentukan orang-orang di kemudian hari, tapi apa kah zaman melupakan aroma kopi di antara jus, teh, susu dalam meningkatkan supranubtrisi setiap pagi sore dan malam. Tak tau seperti apa kopi itu bereaksi dengan spontanya di buruh di warung warung meski tempat itu kecil dan sederhana. Jika dia lelaki pasti menatnya kopi lalu bagaimana dengan wanita! www.nastalwang.com wakwakwakwakwakwak