Postingan

Tana seribu cinta

Gambar
  Tana seribu cinta Nona cahaya bagi beta, angin bermain dengan cinta, berdamai dengan rasa, sangaja menjadi tatawa Dibawah rindang asmara, sejuta warna dari alam disenyum itu, Senyum paling sederhana Beta simpan rasa hari-hari, rindu terobati sampe jumpa di bawa matahari Pohon-pohon bergerak dengan irama, burung-burung terbang dengan ria, saat nona tiba Sumpah beta masi jaga, Jang ragu tagal jarang baku dapa atau jarang beri kabar di media. Dunwahan bukan alasan beta kerumah, atau fid kaba tempat bahagia yang nona cerita Tapi cinta yang bawa beta untuk jumpa ditempat sederhana Ada seribu makna dengan wajah rima dalam bait-bait yang beta tulisa disamping nona pagi tiba jang lupa baca doa ucap salam par pemilik semesta, biar beta juga rasa ditana seribu cinta Kalo nona percaya ini tana sejarah mari katong jaga jadi jang mara-mara  Dipasir puti katong buat dermaga bukan sekedar singga, tapi bertahan sampe singgasana Kamari semai cinta sama-sama sampe ada yang cerita pada generas...

Suara Hati

Gambar
 Suara Hati Kasi sayang dirumah, seng lupa sampe sekarang Perpisahan dikalah itu paling sakit sampe hati paling dalam. Jikala mama ada yakin sunggu kasi sayang tetap sama pada katorang. Mama bong paling cantik mirip mama, senyum yang sama, bong kadang tanya-tanya soal kulia kaya mama tanya katong waktu sekolah itu suda, kadang maraju minta buju kaya waktu katong di pangkuan mama Bong itu katong 4 pu pantuan dikalah lelah berjuang ketika pulang dia sombar kehidupan. Katong rindu pelukan mama yang memeluk dengan tangan hati yang merasakan Katong seng lupa jejak kaki jikalah subuh datang  bergegas kepasar dengan ember di kepala yang di isi kacang tumbu hasil petik semalam, Waktu begitu cepat sampe pertemuan hanya dirindukan datas pusara tana katong melangka, meminta dalam doa kapan katong berjumpa di seleh-selah mimpi malam, melepas dahaga yang membara, sampe pada pertemuan terahir katong bisa berjumpa dengan mama disurganya Allah. Alhamrhuma Hania Rabrusun Bin Akas Rabrusun istr...

Nona vid kaba

Gambar
 *Nona vid kaba* Di batas cakrawala, cahaya menyempurnakan batas kota sampe sudut desa Tarian adalah tradisi disimpan rapi, sampe vat kaba bawa rindu kehati Jika jumpa nanti percaya bahwa katong adalah satu kenikmatan yang tak mampu di terjemakan puisi Sampe vid Kaba berbunyi hanya ada ko pu nama tertulis rapi disisi ilahi Nona yang perlu nona tau Kelanit itu sutra obor Gelanit atau dunwahan pusara inti yang perlu digali, sampe pintu woma cinta akan seng mati Bagi beta nona adalah mata air di weer, yang buat beta selau sadar par pulang ke ohoi Di tanjung fid met-met awan memberi syarat pada niat yang beta simpan di saloi Jika jumpa deng nona di fiditan beta tetap sama, sampe rasa beta jaga kaya cinta nen edar sampe di dunwahan Kalo seng percaya izinkan beta belajar bahasa tatua, sampe rangkai kata menjadi sumpah par nona Nona Nona eeee Kamari ka Beta cinta nona kaya nen dit sakmas par hilai danar Yang dong baku jaga sampe hukum larvul ngabal akan ada Nona Nana eee yakin yang beta t...
Gambar
  Selimut pelayaran Dari wear kait, sampe tempat game-game masuk ohoi, tatua berdiri menyampaikan sekapur siri, seketika kaki menyapa disini Ditangga-tangga, tempat singga melepas dahaga sampe pada pintu woma Dari mesjid hingga gereja pipi dibasahi air mata, saat kata pamit menyentu bibir rumah - rumah Meja kini senyi, suara kini henti, anak batu, bibir pante tak berpenghuni  Bukan Perpisahan menjadi alasan tangisan, tapi cinta yang menjadikan kenangan yang mengalir dari hati sampe perasaan Salam masi terdengar jelas dari sepatu hingga sendal Kopi menjadi sapaan, masi kental pada ingatan Tangan menjadi pelukan dari warin sampe yaan Sombar su tatempel depan rumah, Dari Rahayaan sebagai tuan tana, Rahaningmas yang pasang sasi, Notanubun pimpinan perang, Ingratubun juru bicara  atau koedoeboen penjaga woma Pagi menyapa jendela terbuka, tak ada suara harus ke atas atau ke bawa, posko atau rumah Kini sajian teten tak hangat lagi dimata sampe selimut pelayaran membawa rindu kes...

Sister lillah

Gambar
  Sister lillah jumpa mereka ada takwa, Suara adalah Dakwa, senyum mereka pahala jiwa, 4 perempuan sederhana lahir dengan cinta, ta'at pada robnya Mungkin mereka bukan Siti Mutia perempuan pertama penhuni surga, Atau as'syia istri fir'aun yang masuk surga Bukan pula maryam perempuan pertama bertemu Allah, ataukah Musaibah perempuan yang namanya terlutis dengan tinta mas di singa sanah Mereka perempuan perindu Arasy mengalir Dari makah Hingga madin, berjuma di Rahman dan Rahim Tak ada tinta juga pena, menuliskan segala yang indah dalam diri merka Angin dan senja tak mampu menjadi pembanding perempuan cahaya surga, berhati baja, koko seperti ka'ba Al-Quran dan Al-Hadis panutan mereka, Disetiap Doa-Doa bersemayam pada robnya Ohoiwait, 17 Februari 2021 Zeainal A Rabrusun

Ombak Rindu

Gambar
 Ombak Rindu Sumber gambar koya  cheno  Sio.......... ada salendang su terbang kenegeri sebrang, seng bisa pegang kalo itu alasan dari keputusan Sampe pada rumah yang pernah beta singga, hanya kenangan yang terawat, terbungkus tampa syarat Semua keadaan supaling bahaya sampe seng bisa baku dapa atau baku sapa perpaduan cinta dimeja kini menjadi sejarah, tentang masa tua, nona carita kalo katong bersua Orang lain su toki pintu hari-hari, doa di sampaikan pada ilahi, nona buka hati, hagantnya kopi beta dinginkan tagal nona seng tahan akan janji Kuat denyut di jantung berheti, perih sampe ke nadi Hingga lenso cinta seng kuat tada air mata yang jatu dinegeri ful fulik Izinkan beta meberikan selimut pelayaran dalam perjuangan, sampe puisi yang tersampaikan dengan niat tertulis dengan dara, beta simpan didada dengan luka nona Rindu setia membimbing, mengasa mungkin serta yakin untuk tak sedikipun berpaling Segala harap dibangun dengan niat, hinga mulukai nona adalah jalan menuj...

warung kopi aroma literasi

Gambar
Puisi warung_kopi_aroma_literasi Kini jumpa pada waktu yang tak semua orang bisa merasakan perpaduan cinta dan perasaan dari setekuk kopi menjadikan kita satu dalam tujuan. Satu dalam sapaan, sayang Sekain sulam mereba dada terucap salam serta rindu padamu disana, diantara jarak dan waktu yang jadi penghalang pertemuan kita Sampe saat dimana kita tak bisa memberi apa-apa pada diri, Seni tak mampu merubah jati diri setidaknya puisi di resapi oleh hati. Kamari  di warung kopi aroma litersi, sempe kenikmatan tak bisa dijelaskan oleh hati karya zainal Rabrusun ala bang okim litiloly