nama kecilku


Dari fentalasi  kaca ruangan yang penuh keributan, mengambarkan jerit sakit ibu, saat tangisan pertamaku dengan kondisi tubuh yang tak biasanya layaknya bayi-bayi diluar sana, keragu-raguan mulai terlihat jelas dari corak mata keluargaku, keributan dari gadis-gadis cantik berseragam putih, mondar mandir mencari solusi. hingga saat dimana beta di tempatkan di ruangan kecil, melihat dunia dari balik kaca laboratarium, dikelilingi senyuman kebahagian dari keluarga pecakan suasana waktu itu, namun tempat tidurku dikelilingi infus untuk menguatkan kondisi kecilku. kini satu pertimbangan muncul untuk sebuah nama kecil sebutan sang bayi. matahari mulai meneranggi bumi, tepat di ruang muncul sosok lalaki dengan semangat yang mengebuh datang menemui dalam kamar, saat itu pun kebahagian, senyuman yang tak habis-habisnya dari wajahnya, perbincangan panjang dengan abangnya. tiba-tiba suara abang Enal pada ayah sang bayi. akhirnya pemberian nama kecil Safitri Defania Rabrusun sebagai nama san bayi. Sebenarnya nama itu berdasarkan kasih dari Almarhuma nenekku, ibu dari ayah dan pamanku sebab cinta kasi yang tak habis-habisnya yang di berikan terhadap meraka, hingga kini nama itupun di berikan terhadapku; Nia nama neneku, desy nama ibuku, fajar nama ayahku hingga defania namaku

Zainal rabrusun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Maluku Tanggapan Menteri Polhukam

Lagu Gugusan Kepulauanku

Contoh surat pelepasan tanah