Pulau Kur


BAB   II
GAMBARAN UMUM

A.   Sejarah Perkembangan Desa / Sejarah Singkat Desa
1.     Geografi
Kecamatan Pulau – Pulau Kur yang terletak pada 5º15’ - 5º35’ LS dan 131º52’ - 132 º2’ BT. Adapun batas-batas Kecamatan Pulau Pulau Kur sebagai berikut :
-       Sebelah Utara          :  Laut Banda
-       Sebelah Selatan     :  Samudera Hindia
-       Sebelah Timur         :  Selat kur
-       Sebelah Barat          :  Laut Banda
Desa Finualen Merupakan Desa yang berada pada kecamatan pulau pulau kur, Secara geografis batas-batas desa finualen antara lain :
-        Sebelah Utara berbatasan dengan desa tubyal
-        Sebelah Selatan berbatasan dengan desa lokwirin.
-        Sebelah Timur berbatasan dengan wilayah adat desa hirit dan
-        Sebelah Barat berbatasan dengan Laut Banda

2.      Penduduk
Penduduk desa finualen secara turun temurun merupakan perpaduan antara suku atau kelompok keluarga yang datang dari beberapa tempat dan menyatu dengan penduduk asli (finua duan) untuk bertempat tinggal ,  berkeluarga dan bermata pencaharian di sebuah desa yang dikenal dengan sebutan desa  finualen.
Dari hasil tuturan ceritra salah satu Tokoh Adat (Bapak Raja Kilmas) bahwa Raja Pertama Kur  adalah seorang keturunan arab yang bernama Muhammad dan nama kerajaanya adalah Makara.
 Raja Makara (Rat Makara) adalah penjelajah zaman dahulu asia tenggara, arap, dan datang ke Pulau Kur lalu bertempat tinggal di Gunung Makara (Istananya).
Adapun 3 Gunung Penting, yang berjejeran bagai 3 helai daun sukun :
1.      ditengah yang tertinggi adalah Gunung Makara,
2.      kiri adalah Gunung Namsara
3.      kanan adalah Gunung Balaktufi.
 Arti Dari ke 3 Gunung itu adalah :
 1).   Lambang 3 Helai Daun Sukun   dan 
 2).   Derajat Di Kilmas.
Pusat Pemukiman Penduduk asli pada zaman itu bernama Ria Akwat. Pada Saat itu terjadi peperangan dan kemudian Pengangkatan Kapitan dan Mayor.
Vatbuak (Liang Dibawah Kantor Camat Pulau pulau kur) merupakan tempat persinggahan 7 Putra Luang, yang kemudian orang asli menentang hadirnya mereka sehingga dengan melakukan ritwal ke 7 putra luang di jemput dengan siri pinang dengan 2 macam bentuk dari siri pinang, ketika memilih yang baik maka akan di terima dan ketika memilih yang buruk maka mereka akan dilakukan dengan buruk, namun ketika sesajian siri pinang disodorkan ke 7 putra luang memilih siri pinang yang baik sehingga mereka diterima dengan baik oleh penduduk asli.
Tujuh orang Putra Luang mengamankan Pulau Kur, pada penduduk asli dengan marga (Rettob, Sermaf, Letsoin, Narwawan, Sarkol, Madamar, Rumoin, Maswatu), Karena keberanian dan ketangguhan  tujuh bersaudara tersebut dalam mengamankan pulau kur, salah seorang dari Tujuh Putra Luang kemudian dijadikan sebagai Raja atau Pemimpin, Pengangkatan Raja Kilmas oleh Raja Makara  dari salah seorang ke 7 putra luang Di WOMA BALOBAN (Tempat Pembentukan Raja Dan Pengukuhan Raja) yang terletak di desa Finualen.
Desa Finualen disebut sebagai kampung Besar walaupun pada saat itu penghuni di desa finualen hanya beberapa rumah sajah, namun desa finualen sudah di lengkapi dengan mesjid, dan juga terdapat Woma Baloban sebagai tempat pembentukan Raja dan Pengukuhan Raja. Sampai saat ini Raja Kilmas bertempat tinggal di Desa Finualen bersama dengan masyarakat Desa Finualen.

3.    Iklim
Desa Finualen sama halnya dengan daerah lain di wilayah Indonesia mengenal musim timur dan musim barat yang terjadi antara Bulan April – Oktober untuk musim timur dan Bulan November – Maret untuk musim barat.

B.     Perkembangan Penduduk Ohoi
1.     Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Tahun 2017.
Tabel : 2.1
NO
URAIAN
F
%

KETERANGAN
1
2
3
4
5
1
LAKI – LAKI
176
48,21
N = 365
2
PEREMPUAN
189
51,79

JUMLAH
365
100

Sumber : Hasil Penelitian 2017
Dari Tabel diatas maka dapat dijelaskan bahwa Penduduk Laki-laki berjumlah 176 Orang ( 48,21 %), Penduduk Perempuan berjumlah 189 Orang ( 51,79 %).

2.     Tingkat Pendidikan Penduduk Desa Finualen Tahun 2017.
Penduduk Desa Finualen telah mengenal jenjang pendidikan dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA, Walaupun sarana pendidikan berada di Desa sebelah/tetangga dari desa Finualen.

Tabel : 2.2
NO
URAIAN
F
%

KETERANGAN
1
2
3
4
5
1
SEDANG SD
54
14,80
N=365
2
TAMAT SD
58
15,90
3
SEDANG SMP
23
6,30
4
TAMAT SMP
33
9,04
5
SEDANG SMA
27
7,40
6
TAMAT SMA
69
18,90
7
SEDANG S1
16
4,38
8
TAMAT S1
7
1,91
9
TAMAT D3
12
3,29
10
BELUM SEKOLAH
66
18,08
11
BUTA AKSARA DAN ANGKA
-
-

JUMLAH
365
100

 Sumber : Hasil Penelitian, 2017
Dari Tabel diatas dapat dijelaskan bahwa Tingkat Pendidikan Sedang SD pada Desa Finualen berjumlah 54 Orang ( 14,80 %), Tingkat Pendidikan Tamat SD berjumlah 58 Orang ( 15,90%), Tingkat Pendidikan Sedang Smp berjumlah 23 orang 6,30 %), Tingkat Pendidikan Tamat Smp berjumlah 33 Orang ( 9,04 %), Tingkat Pendidikan Sedang Sma berjumlah 27 Orang ( 7,40 %),  Tingkat Pendidikan Tamat Sma berjumlah 69 orang (18,90 %), Tingkat Pendidikan Sedang S1 Berjumlah 16 orang (4,38%), Tingkat Pendidikan Tamat S1 Berjumlah 7 orang (1,91%), Tingkat pendidikan Tamat D3 berjumlah 12 orang (3,29 %), Penduduk yang tergolong Buta Aksara berjumlah tidak ada Orang, dan  Belum Sekolah berjumlah 66 Orang ( 18,08 %).

3.     Tingkat Mata Pencaharian Penduduk Desa Finualen Tahun 2017.
Tabel : 2.3
NO
URAIAN
F
%
KETERANGAN
1
2
3
4
5
1
PNS
11
11,34

2
PENSIUN
-
-

3
PETANI
52
53,60

4
NELAYAN
14
14,43

5
WIRASWASTA
6
6,18

6
HONORER
12
12,37

7
JURNALISTIK
1
1,03

8
TNI
1
1,03


JUMLAH
97
100

Sumber : Hasil Penelitian, 2017
Dari Tabel diatas dapat dijelaskan bahwa penduduk yang bekerja sebagai PNS pada Desa Finualen berjumlah 11 Orang ( 11,34 %), Pensiun tidak ada, Petani berjumlah 52 Orang ( 53,60 %), Nelayan berjumlah 14 ( 14,43 %), Wiraswasta berjumlah 6 Orang ( 6,18 %), Honorer berjumlah 12 Orang ( 12,37 %), jurnalistik berjumlah 1 orang (1,03), dan TNI berjumlah 1 orang (1,03).
4.    Jumlah Penduduk Desa Finualen menurut Golongan Agama Tahun 2017.
Desa Finualen merupakan Penduduk yang beragama  islam. dari 365 jiwa penduduk beragama 100% Islam.
5.    Sarana dan Prasarana Desa  Finualen Tahun 2017.
Tabel : 2.4
NO
URAIAN
F
%
KETERANGAN
1
2
3
4
5
1
KURSI
95
95
N=100
2
LEMARI
2
2
3
GENSET
1
1
4
INFOKUS
1
1
5
MESIN MOLENG
1
1

JUMLAH
100
100

Sumber : Hasil Penelitian, 2017
Dari Tabel diatas dapat dijelaskan bahwa Kursi desa berjumlah 95 buah (95 %), Lemari Desa Berjumlah 2 buah  (2 %), Genset berjumlah 1 buah (1 %), infokus berjumlah 1 buah (1 %), dan Mesin moleng berjumlah 1 buah (1%).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Maluku Tanggapan Menteri Polhukam

Lagu Gugusan Kepulauanku

Contoh surat pelepasan tanah